Persiapan “Formed Police Unit” Pengganti

Oleh Roganda

Dalam rangka ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sesuai dengan Alinea IV Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pemerintah Republik Indonesia senantiasa berperan aktif dalam ikut mewujudkan perdamaian dunia. Dan,  atas prakarsa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagaimana ditetapkan dalam Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa/DK PBB Nomor 1769 Tahun 2007 yang memberikan mandat kepada United Nations Department of Peacekeeping Operations/UNDPKO untuk melaksanakan Hybrid Operation/Operasi gabungan antara PBB dan Uni Afrika/AMIS (African Union Mission In The Sudan) di Darfur, Sudan dengan nama United Nations Africa Mission In Darfur/UNAMID yang dimulai tanggal 1 Januari 2008 dengan melibatkan 19.555 personel militer dari Uni Afrika, 3.772 personel Polisi dan 19 FPU. Serta, atas permintaan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa kepada Pemerintah Republik Indonesia agar Republik Indonesia dapat ikut serta dalam misi Pemeliharaan Perdamaian di Darfur, Sudan dan hasil pertemuan konsultasi antara Pemerintah dengan Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 24 Januari 2008 dipandang perlu mengirimkan Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) Indonesia untuk misi Pemeliharaan Perdamaian di Darfur, Sudan; Mabes Polri telah mengirim 140 personel Pasukan Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) Indonesia I ke Sudan, Kamis 9 Oktober 2008 di bawah pimpinan AKBP Drs. Johni Asadoma, M.Hum (Kasatgas) dan KOMPOL Reinhard Hutagaol, SIk (Wakasatgas). Pasukan ini bergabung dengan pasukan dari negara lain dan bertugas efektif pada tanggal 12 Oktober 2008 pada UNAMID.

FPU 1 Indonesia Peleton 3

FPU I INDONESIA 2008

Penugasan 140 personel Pasukan Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) Indonesia I yang terbentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 4 tahun 2008 tentang Satuan Tugas Unit Polisi Berseragam (Formed Police Units) Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian di Darfur – Sudan dan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Pebruari 2008, berakhir pada tanggal 12 Oktober 2009 (365 hari). Oleh karena itu, Mabes Polri kembali membentuk 1 FPU pengganti dengan melalui tahapan seleksi untuk mempersiapkan 140 orang personil yang meliputi :

  1. Tes Bahasa Inggris
  2. Tes Bahasa Arab
  3. Tes Kesehatan Jasmani
  4. Tes Kesamaptaan
  5. Psikotes

Setelah terbentuk, latihan kemampuan dilaksanakan selama 30 hari terhitung 1 September s.d. 6 Oktober 2009 (6 hari cuti Idul Fitri) di Mako Korbrimob Polri-Kelapadua, Sekolah Bahasa Polri-Cipinang, dan Pelabuhan Ratu-Sukabumi. FPU pengganti ini diberi nama Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) II Indonesia yang akan dipimpin AKBP Nazluddin Zulkifli sebagai Kasatgas dan didampingi KOMPOL Rantau sebagai Wakasatgas agar mampu melaksanakan tugas:

  1. Memelihara Kamtibmas :
    a. Pemeliharaan Ketertiban Masyarakat
    b. Pengendalian Massa (Crowd Control)
    c. Perlindungan Personil dan Property PBB
  2. Mengisi “Capacity Gap” (kekurangan) :
    a. Patroli
    b. Memberikan Dukungan Taktis
  3. Peningkatan Kapasitas :
    a. Memperbanyak Petugas Lokal
    b. Mentoring.

Para Peserta Seleksi dari Brigade Mobile English Club 1 a

Latihan Menembak Reaksi

Ford Everest AmbulanceMazda PatrolV-GORKraz

Peserta seleksi calon anggota FPU II 2009; English Club; Latihan Menembak; Beberapa Kendaraan FPU Indonesia

yaitu melalui latihan kemampuan:

  1. Navigasi(Peta/GPS/Kompas)
  2. Menembak (Senpi Pistol Glock, Senpi Steyr AUG3, Sniper, Menembak malam & Reaksi, dsb)
  3. Bahasa Inggris
  4. Bahasa Arab
  5. Mengemudi (Kendaraan Steer kiri, APC, Truk, dsb.)
  6. Pemeliharaan dan Perawatan Kendaraan Bermotor
  7. JUKMINU PBB
  8. CRT (Crisis Response Team)/CQB (Close Quarter Battle)/PJD (Pertempuran Jarak Dekat)/Wanteror
  9. Negosiasi/Mediasi
  10. Peran Polri dalam Misi PBB
  11. Analisis Daerah Operasi (El Fashr-Darfur-Sudan)
  12. Budaya Sudan
  13. M.O.P.
  14. Hukum Humaniter Internasional
  15. Hak Azasi Manusia
  16. Kesehatan Lapangan dan Penyakit Menular
  17. Manajemen Stress
  18. Survival/Manage
  19. PHH (Penanggulangan Huru Hara/Crowd Control)
  20. Speedmarch
  21. TPTKP (Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara)
  22. Patroli Pengawalan
  23. VVIP/VIP Protection
  24. Evakuasi, Crisis Management
  25. Naik dan Turun Kendaraan
  26. Komunikasi Radio
  27. PAM Markas, Serah-terima Penjagaan, Pos Pemeriksaan (Check Point)/Blokade Jalan
  28. Keterampilan photograhpy dan videography (Documentary)

3

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan (standar PPB/Requirements) dalam penugasan internasional/PBB:

  1. Memiliki sertifikat kesehatan (total medical check) & Vaksinasi (9 jenis)
  2. Memiliki SIM Internasional dan Paham Safety Driving
  3. Identifikasi (Sidik Jari & Odontology)
  4. Masa Dinas Minimal 5 (lima) tahun
  5. dsb (lihat ketentuan standar PBB).

Menurut rencana, FPU II akan serah terima tugas pada tanggal 12 Oktober 2009 di Super Camp El Fashr Darfur – Sudan. Artinya, latihan akan dipadatkan dalam satu bulan.

Link terkait:

2 Responses to “Persiapan “Formed Police Unit” Pengganti”

  1. IJIN,
    SAYA : FERROW.BRAEVY.ROEY,

    BERTUGAS DI POLDA MALUKU UTARA, DIT SAMAPTA POLDA MALUKU UTARA.
    SAYA INGIN MENJADI SEORANG PASUKAN GARUDA, SAYA INGIN MENGABDIKAN DIRI DEMI NEGARA INDONESIA. TERIMA KASIH..

    @ferrow : Semua personil polri dapat menjadi duta bangsa dlm misi PBB setelah melalui bbrp tahapan. Untuk info, hubungi bag ops n personil masing2.

  2. Bang Admin,
    Kebetulan kami salah satu yang dimintakan untuk menyediakan spareprats yang digunakan oleh kontingen Indonesia di Darfur Sudan. Prinsipnya kami mampu menyediakannya namun ada yg spesifik perlu di cek di lapangan. Bisa ngga Bang Admin kasi info siapa-siapa yang paling tepat dihubungi (official/private). Mungkin dengan fasilitas E-mail lebih menyenangkan. TRIMS/Maridup

    Sukucadang kendaraan/mesin/alat-alat yang dibutuhkan oleh Kontingen Garuda Bhayangkara di Sudan semuanya melalui Mabes Polri bagian Sarana dan Prasarana (SARPRAS, Cipinang) yang setiap tahun secara periodik datang ke Darfur, Sudan untuk meng-audit barang inventaris. Silahkan berhubungan dengn bagian tersebut karena data yang mungkin anda maksud cukup lengkap dan faktual. Di Sudan, anda bisa mendapat informasi tambahan dari bagian MTO/Logistic, Komlek, atau Kasatgas (Komandan Kontingen).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: