Berangkat – Transit – Tiba

Misi yang Menantang dan Bersejarah

bagi Polri, Indonesia, dan Dunia Internasional

Berangkat

FPU II (Formed Police Units) Indonesia secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Brigjen Pol. Boy Salamudin (mewakili Deops Kapolri dan Bhayangkari) dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju daerah misi di El Fasher, Darfur–Sudan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2009 tepat pukul 19.00 Wib dengan pesawat A 310 yang disewa PBB dari J-ATE Jordan Aviation untuk bergabung dalam misi UNAMID.
Beliau menyampaikan beberapa hal untuk diperhatikan yang berintikan DISIPLIN, yaitu antara lain:
1. Sejak berada di dalam pesawat sewa PBB berlaku dan tunduk pada ketentuan PBB.
2. Setiap anggota adalah duta Polri, bangsa, Negara, dan PBB.
3. Pertahankan prestasi yang telah diraih oleh FPU I Indonesia.
4. Dari Bandara Halim Perdanakusuma berangkat 140 personil, pada bulan yang sama pada tahun berikut di tempat yang sama diharapkan kembali dengan jumlah yang sama.
5. Unsur pimpinan adalah wakil Kapolri di daerah tugas. Oleh karena itu, tetap laksanakan latihan kemampuan, pembinaan, dan jaga profesionalismean dalam tugas.

Bravo Squad

Penerbangan
Setelah beberapa kali mengalami penundaan, akhirnya keberangkatan dapat dipastikan setelah FPU-er memasuki kabin pesawat yang siap membawa FPU II Indonesia ke daerah misi. Di dalam kabin pesawat terggambarkan semangat FPU-er dalam misi luar negeri pertamanya yang sudah siap melanjutkan eksistensi Polri dan Indonesia dalam misi perdamaian PBB di benua Afrika.
Selama penerbangan, cuaca cukup clear sehingga pesawat A 310 yang disewa PBB tersebut cukup nyaman tanpa mengalami gangguan serta crew pesawat Jordan Aviation yang cukup ramah. Hal itu terasa dari beberapa kesempatan crew pesawat mencoba menciptakan suasana akrab dengan mengajak ngobrol para penumpang walaupun terlihat beberapa personil tidak nyambung karena dialek bahasa inggris yang masih asing.

Transit

Penumpang tidak boleh keluar dari pesawat

Transit pertama adalah di Kolombo-Sri Lanka pada pukul 01.13 Wib 18 Oktober 2009. Pesawat di cek kembali dan dipersiapkan untuk terbang kembali 1 jam kemudian. Pada kesempatan tersebut juga terjadi pergantian crew pesawat. Setelah reload bahan makanan termasuk recleaning, pesawat kemudian terbang kembali menuju Aden International Airport-Yaman. Kegiatan penerbangan tersebut selalu ter-update melalui Facebook qaqanda@yahoo.com yang terposting melalui SMS (Short Message Service) dengan tarif Rp. 100,- yang jauh lebih murah apabila mengirim khabar kepada keluarga di Indonesia yaitu Rp. 4000,- ke nomor handphone di Jakarta.

Transit kedua, mendarat pukul 08.00 Wib 18 Oktober 2009 di Aden-Yaman untuk pergantian crew, recleaning, reload makanan, dan pengecekan kesiapan pesawat. Pesawat kembali tinggal landas pada pukul 09.00 Wib menuju El Fasher-Darfur, Sudan.

Tiba di El fasher

Turun dari pesawat di El Fasher Airport-Darfur

Apel penerimaan FPU II di daerah misi

FPU II Indonesia mendarat dengan selamat di Bandara El Fasher atau daerah misi di Darfur, Sudan pada pukul 12.30 Wib 18 Oktober 2009. Turun dari pesawat, para para unsur pimpinan FPU I Indonesia sudah siap menyambut kedatangan seluruh FPU II Indonesia untuk melaksanakan misi UNAMID. Tugaspun segera beralih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: