Pubertas, Alay, dan Ababil (Saduran berbagai sumber)

Beberapa istilah yang sedang booming belakangan ini yang mengundang keingintahuan arti dan siapa saja yang termasuk ke dalam golongan tersebut.

Pubertas

Berasal dari kata puber yaitu pubescere yang artinya mendapat pubes atau rambut kemaluan, yaitu suatu tanda kelamin sekunder yang menunjukkan perkembangan seksual. (Menurut Monks-2002: 263)

Batasan remaja menurut WHO :
Dalam tumbuh kembangnya menuju dewasa, berdasarkan kematangan psikososial dan seksual, semua remaja akan melewati sebagai berikut:
a. Masa remaja awal /dini (Early adolescence) umur 11 – 13 tahun.
b. Masa remaja pertengahan (Middle adolescence) umur 14 -16 tahun.
c. Masa remaja lanjut (Late adolescence) umur 17 – 20 tahun.
(Soetjiningsih, 2004).

Secara tradisional masa remaja dianggap sebagai periode “Badai dan Tekanan”, sesuatu masa dimana ketegangan emosi meninggi sebagai akibat dari perubahan fisik dan kelenjar. Pertumbuhan yang terjadi terutama bersifat melengkapi pola yang sudah terbentuk pada masa puber. Adapun meningginya emosi terutama karena anak laki-laki dan perempuan berada dibawah tekanan sosial dan menghadapi kondisi baru, sedangkan selama masa kanak-kanak ia kurang mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan-keadaan itu (Hurlock, 2004: 212-213).

link sumber
Masa remaja merupakan “badai dan tekanan”, masa stress full karena ada perubahan fisik dan biologis serta perubahan tuntutan dari lingkungan, sehingga diperlukan suatu proses penyesuaian diri dari remaja.
Tidak semua remaja mengalami masa badai dan tekanan. Namun benar juga bila sebagian besar remaja mengalami ketidakstabilan dari waktu ke waktu sebagai konsekuensi dari usaha penyesuaian diri pada pola perilaku baru dan harapan sosial yang baru. (Nurfajriyah, 2009: 1).

Periode yang terjadi pada masa pubertas :

    1. Periode depresi : akan berlangsung sekitar seminggu atau lebih, namun apabila depresi sudah terasa tidak wajar lagi (terjadi sampai berlarut-larut) mungkin ini disebabkan karena kecemasan atau kesulitan emosional.
    2. Periode kecemasan : cepat tersinggung, sangat agresif, suka menggerutu dan kasar atau kadang yang terjadi justru kebalikannya : bersikap kekanakan serta sangat tergantung kepada Orangtuanya.
    3. Periode kerewelan : Umumnya periode ini ditemukan pada Remaja Putri, misalnya dalam hal memilih pakaian, ataupun memilih makanan. Pada periode ini kaum Remaja Putri ada yang melakukan “diet ketat” untuk menjaga keindahan tubuh dan penampilannya, tapi ada juga yang justru melakukan sebaliknya yaitu lebih rakus dan tidak perduli pada penampilan.
    4. Periode pembangkangan : mulai belajar membuat keputusan sendiri dan bertanggung jawab, dan dapat dimaklumi selama tidak bertentangan dengan norma agama, norma kesusilaan, dan tidak membahayakan diri dan kesehatannya.
    5. Periode ingin tampil beda : Kebanyakan para Remaja mengalami periode ini, antara lain bisa terlihat dari caranya berpakaian, bergaya, berbahasa dan masih banyak lagi.

Alay

Atau anak layangan adalah para  remaja dari lingkungan luar kota (pedesaan) yang sedang berusaha keras mensejajarkan diri dengan lingkungan sosial agar terlihat keren dan trendy selayaknya remaja dari lingkungan perkotaan. (Istilah bahasa pergaulan remaja).

foto Google

Alay sudah pasti Ababil. Mereka masuk kelompok terbawah dalam strata sosial. Alay identik dengan narsisme, norak, dan budaya tidak baik seperti budaya konsumeris (belanja sekalipun uang sedikit).

Ciri-ciri Alay :

  1. Seolah sangat paham musik, khususnya musik Punk dan Hardcore. Tidak lengkap dan tidak keren tanpa jenis musik ini.
  2. Narsis foto gothic, foto ekstrim, bermain photoshop, dsb.
  3. Menulis seperti kaligrafi sehingga sulit dibaca seperti : RoyZz GuAn73nGzz, ™, ۞ ¤ۣۜ , hAi, mSa kMuwH cmZ l1at l!aT jA nhZ, aDD akuWhh dOnkzZ, L4gHie G4laaUu, dst.
  4. Sering menggunakan kata tanya “Demi apa?” seperti “Demi apa gak jadi ulangan fisika?”, “Demi apa si Roy ganteng?”.

Golongan Alay berdasarkan tulisan :

  • Pemula / Alay Beginner : ABG labil coba-coba menjadi Alay. Contoh:“seNank dech haTi sAaiia.. taDi paGi dianTeRin aMa paCaL duNd.. tapi biNund juGa, tumbEn yaCh paCaL ku saAiianK maO anTeL??” 
  • Menengah / Intermediete : menambahkan huruf-huruf pada kata ekstrim dan sulit dibaca. Sudah bertekad menjadi Alay. Contoh: “hErandTh juJJa.. kOgh, cAaiiaa gUgh iCa nGwerJaiNth sOaL mTemaTikha yUaaccH..? kaTa paCaLd, aaiiOO sEmaNgadTh beLaJard.. bIaL piNteRd..”
  • Tingkat Atas / High Level of Alay : menggabungkan angka dengan huruf. Contoh:“DucH Gw4 5aiianK b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aLin akYu ya B3ibh”.
  • Raja dari segala Raja Alay / King of Alay : dia telah menemukan jati dirinya sebagai Alay sejati setelah gagal menjad tukang odong-odong, gagal menjadi dokter, dsb, pimpinan tertinggi, dan merupakan panutan yang diagung-agungkan para Alay. Contoh: “hErandTh s4iiA m4 bH5a aLLa!! ii4nK an3H bIn nGaCo, Pi mAsEEch bNya6h aJj4 i!Ank m4k3.. p4kE iiAnK n0rMaLd Jj4 dUmMzz.. bH4sa gN!! m4h b!kiNdTh paLa pUs!inK dUaMzZ..”

Ababil

Adalah singkatan ABG (Anak Baru Gede) Labil. (Istilah bahasa pergaulan remaja). Istilah ini ada sejak 3 tahun lalu ketika booming microblog seperti Friendster, Facebook, Twitter, Blackberry Messenger, dsb namun istilah itu populer di era Twitter.

Ababil itu merupakan suatu proses yang akan dilalui oleh setiap anak pada masa remaja menuju dewasa yaitu masa pancarian jati diri. Ababil merupakan istilah yang digunakan untuk mengejek remaja yang sedang mencari jati diri atau labil, dan secara terbuka telah menjadikan ini sebagai identitas kelompoknya.

link foto

Ababil lebih banyak mengekspresikan kreatifitas diri dengan meniru dan ikut-ikutan atau bahkan hidup statis tanpa coba mengasah daya kreasi dalam dirinya (kreatifitas kurang memadai dalam dirinya). Namun bila kreatifitas tidak dibekali cukup nilai-nilai norma susila dan agama, bisa membahayakan, terutama bagi seorang yang belum cukup kedewasaaan berpikirnya karena banyak ditemukan kreatifitasnya yang berbau pornografi atau foto mesum. Contohnya seorang pria Skotlandia umur 20 tahun bernama Ryan Lidel meninju nenek berumur 76 tahun di bagian kepala, menyeretnya ke tempat tidur dalam upaya untuk memperkosanya (“THE SUN” 3/6/2011).

Ababil itu belum tentu Alay, tetapi Alay sudah pasti ababil.

Ciri-ciri Ababil :

  • Berumur antara 12-20 tahun.
  • Belajar merokok dan bicara kasar.
  • Merasa selalu benar, cari perhatian dengan meributkan sesuatu.
  • Sering membicarakan idola kepada temannya atau di microblognya, mengikuti, hadir, teriak histeris di tempat idola berada, dan mengidolakan artis baru karena daya tarik fisik.
  • Bicara di belakang atau bergosip, serta senang keroyokan.
  • Pamer atau exhibitionist bagian tubuh (narsis foto), barang baru, atau ke tempat-tempat yang ramai dibicarakan seperti tempat makan dan minum remaja.
  • Mencurahkan isi hati di microblog dan membicarakan kegalauannya.
  • Mudah ditemukan di pusat perbelanjaan atau Mall.
  • Ikuti trend seperti membeli Blacberry, sepeda Fixie, pasang Bracket (Behel gigi), dsb.

JAGALAH PERILAKU KAMU AGAR TIDAK MAL

7 Responses to “Pubertas, Alay, dan Ababil (Saduran berbagai sumber)”

  1. Kalo JABLAY apa tuh appara?
    bisa di kupas tuntas ???

    Hahaha… Ini tendensi sindiran, kayaknya :)). Jablay = Jarang dibelai, tapi gak jarang-jarang kali lah appara.. segerapun dikirim undangan sbg tindak lanjutnya.😀 :))

  2. hehehehehhehehe……. meskipun berupa saduran namun saya mengapresiasi keberanian penulis untuk mengungkap fenomena yang marak terjadi dimasyarakat.
    saya sering sekali membaca tulisan mengenai topik ini sebelumnya (saya pemerhati masalah budaya pop) mungkin tulisan ini bisa lebih diperkaya agar menjadi lebih lengkap.

  3. ehm ternyata bgtu ya divinisi alay dan ababil……… maksih ya yg tlh menuliskan cuplikan nie

  4. rhafief qlikuers Says:

    kalu devenisi milf tu apan ya?

  5. Yaps… betul banget. Kadang jengkel baca sms ampe nyita waktu. memangx ini matax superman apa…

  6. Hmmm…

  7. Owh… Macasiih infox yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: