Mereka Cinta Indonesia atau Cinta Diri?

Berbahagia dan seharusnya segenap bangsa ini berbangga dengan kesiap-siagaan Korps Brimob Polri untuk mengamati perkembangan situasi keamanan dalam negeri. Siang dan malam sewaktu-waktu dapat dimobilisasi, hanya agar stabilitas keamanan tetap kondusif sehingga rakyat dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman, roda perekonomian berputar, roda pemerintahan terus bekerja memajukan Indonesia ini. Dari ujung Sumatera hingga ujung Papua, situasi keamanan memang banyak gejolak. Gejolak karena keegoisan diri dan kelompok. Mereka tidak cinta Indonesia, mereka cinta diri.

Sedikit terpaku dengan gejolak keamanan di daerah Bekasi, Jawa Barat dengan aksi blockade jalan tol, ternyata perintah perkuatan keamanan ditujukan ke Ogan Ilir Palembang, Sumatera Selatan. Di sana telah terjadi kericuhan akibat sengketa tanah perkebunan PTPN 7 yang belum selesai tuntas. Sekitar pukul 02.00 wib, 2 (dua) pesawat Boeing 737 900 ER take off menerbangkan pasukan elit ke lokasi insiden.

Setelah mengamati dan mendengar latar belakang, ditemui bahwa :

  • Lahan tersebut milik negara yang harus dipertahankan.
  • Perkebunan tersebut merupakan sisa perkebunan tebu untuk produksi gula dalam negeri yang sebenarnya itu dan beberapa perkebunan lain di Indonesia belum cukup memenuhi kebutuhan gula dalam negeri sehingga terpaksa mengimpor gula. Apa yang terjadi bila direbut warga secara melawan hukum untuk dijual atau untuk kepentingan dirinya?
  • Sekelompok orang dengan dukungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan aksi untuk mengupayakan hak milik atas tanah untuk diri sendiri/dijual, dsb.
  • Kelompok orang tersebut berasal dari desa/kelompok orang garis keras dan kriminal
  • Muspida setempat belum mampu menyelesaikan sengketa (karena kerasnya sikap warga)
  • Kehadiran Polisi BERSERAGAM pelayan aksi dan penjaga keamanan tidak dihargai oleh warga, sebaliknya melempari, mengusir dengan parang/senjata tajam, senjata rakitan/api, cairan kimia, dan kayu pentung berduri yang sudah disiapkan jauh-jauh hari
  • Sekelompok orang bahkan oknum-oknum tokoh politik mencoba mencari popularitas dengan mendukung aksi tersebut atau berusaha muncul ke permukaan sebagai pahlawan
  • Telah jatuh korban dari petugas kepolisian berupa tebasan parang, pukulan pentung kayu berduri, perampasan alat khusus kepolisian dalam penanggulangan aksi anarkhis, yang kemudian memaksa polisi harus bertindak tegas terhadap warga pelaku aksi anarkhis yang juga membawa anak-anak kecil dan di bawah umur sehingga jatuh juga korban jiwa

Sangat memprihatinkan bila di media informasi memblow-up hanya bagian akibat akhir tanpa memberitakan fakta dan sebab-sebab tindakan tersebut. Terkesan wartawan hanya berjuang untuk kepentingan diri/kelompoknya dengan usaha menjual berita tanpa perduli dengan efeknya yang akan meluas di berbagai pelosok negeri ini. Hanya kepentingan diri atau kelompok, perusahaan, bahkan partai. Polisi tentu saja mampu mengamankan berbagai gejolak sosial tersebut. Tapi, bukankah rakyat kita sendiri, negara kita, bahkan arwah pahlawan negara ini juga yang akan kecewa atas kesia-siaan perjuangannya, dan rugi? Terkesan jurnalis ingin Indonesia kacau dan hancur.

Gambar

Bila orang melakukan aksi hanya untuk kepentingan diri, kelompok, perusahaan, atau partai, bahkan jurnalis yang memberitakan fitnah, merupakan PENGKHIANAT NEGARA yang harus DITINDAK secara tegas.

Tidak semua masyarakat harus dibela. Masrakat pengacau keamanan dan merugikan negara, bahkan masyarakat yang tidak patuh hukum termasuk siapa saja yang tidak menanggapi kehadiran petugas keamanan Polisi berseragam, harus ditertibkan dan diberi sanksi yang tegas dan berat. Biarlah seluruh elemen bangsa ini sehati sepikir hanya membela rakyat Patriot Pancasila dan Proklamasi 1945, yang mencintai kedamaian, dan yang mencintai negeri ini.

CINTAILAH NEGARA INI LEBIH DARIPADA CINTA DIRI. TIDAK ADA PRIBADI YANG LEBIH BESAR DARIPADA NEGARA INI, NEGARA BERBENDERA MERAH PUTIH BERNAMA INDONESIA!

One Response to “Mereka Cinta Indonesia atau Cinta Diri?”

  1. pameran senjata atau senjata sitaan mas bro??

    Ini beberapa alat khusus yang kita siapkan mengantisipasi kerusuhan massal di wilayah Sumatera Selatan tahun 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: